Kamis, 22 Desember 2022
Rahmat Aminudin SH : "Selamat Hari Ibu"
Sabtu, 10 Desember 2022
Direktur LBH KAMPAK MAS RI Rahmat Aminudin, SH : Hak Asasi Manusia Anugerah dari Tuhan.
Kamis, 08 Desember 2022
RUU KUHP Disahkan Menjadi Undang-Undang, Ini Tanggapan Racmat Aminudin, SH
Kamis, 03 November 2022
Di Duga Selingkuh, AB Warga Tanjung Pasir akan di Polisikan suami sebagai korban.
Kamis, 04 Agustus 2022
UMT Menghadiri Workshop Kehumasan "Media Sosial Kampus Harus Dikelola dengan Tertata, Ini Alasannya"
Yogyakarta, Kamis (04/08/2022) Sebagai kampus yang terus bergerak, mendepan, maju, dan memajukan, Universitas Muhammadiyah turut ikut serta dalam workshop Pengembangan Humas, guna meningkatkan kinerja kehumasan dalam mengelola Media Sosial dengan baik, tertata, dan informatif yang mampu dikonsumsi setiap elemen untuk meningkatkan daya saing Universitas Muhammadiyah Tangerang sampai ke kancah Internasional.
Dalam workshop kali ini, banyak hal yang dapat dipelajari mengenai media sosial, baik dari tata cara pengelolaannya, memberikan konten-konten yang bermanfaat serta memberikan vibes positif terhadap penerimanya, terutama bagi para calon mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang yang nantinya akan menjadi capaian target untuk membangun Universitas yang lebih unggul.
Memperlakukan media sosial institusi sebaiknya dikelola layaknya pasangan hidup kita. Akun media sosial kecenderungannya menjadi sangat personal, informatif, otentik, dan memenuhi ekspektasi audiens.
Hal ini disampaikan oleh Yamadipati Seno, redaktur Mojok dalam workshop Pengembangan Humas Batch II Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA). Workshop ini digelar oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kamis (4/8/22).
“Otentik menunjukan media sosial akan diingat oleh audiens. Untuk mencapai otentik, humas harus melakukan riset sehingga didapatkan konsep yang kuat sebelum melakukan unggahan konten,” tambahnya. Seno menjelaskan bahwa ketika sesuatu menjadi viral, terjadi cross platform dengan terunggah di berbagai platform. Mitigasi menjadi penting dalam mengelola isu yang terjadi di media sosial.
“Warganet media sosial inginnya hemat waktu dimana konten isinya komplet, informatif dan solutif. Lalu fokus pada solusi dan berusaha proaktif, bukan reaktif di beberapa isu,” jelas Seno tentang karakter warganet.
Universitas Muhammadiyah Tangerang mengikuti workshop ini. Keikutsertaan ini dalam rangka meningkatkan kinerja kehumasan di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Tujuannya agar mencapai reputasi. Dengan reputasi kampus yang baik, maka kepercayaan publik terhadap Universitas Muhammadiyah Tangerang semakin tinggi.
Senin, 18 Juli 2022
IBU PENGANDU DOMBA DI MEDIA SOSIAL, DILAPORKAN KE POLRES METRO TANGERANG KOTA.
SOPIR PELAKU PENGEROYOKAN DI KAWASAN SENTRA KOSAMBI, SEAKAN KEBAL HUKUM.
Sabtu, 09 Juli 2022
MULYAWAN BENDAHARA GARDA BANGSA PKB, LAKSANAKAN QURBAN IDUL ADHA 1443H
Minggu, 26 Juni 2022
SEKJEN KAMPAK MAS RI BANTEN, APRESIASI PELAYANAN RSUP SINTANALA TANGERANG
Senin, 18 April 2022
Pentingnya Skil SDM Bagi masyarakat Pesisir Tangerang.
Tangerang Utara, 18/04/ 2022 Bahwa Masyarakat adalah merupakan sumber Insan bagi Pembangunan Nasional, oleh karena itu pembinaan dan pengembangan masyarakat perlu diarahkan dalam mewujudkan cita-cita untuk mensukseskan Pembangunan EKONOMI MASYARAKAT khususnya Kabupaten Tangerang Bagian Pesisir Utara menuju Tangerang Gemilang:
Potensi masyarakat atau generasi Lainnya merupakan modal utama dalam Pembangunan harus dapat memanfaatkan secara maksimal bagi tujuan pembangunan dan untuk itulah kami sebagai masyarakat sekitar pesisir Tangerang utara, merasa ikut terpanggil serta bertanggung jawab uantuk mengembangkan dan membina masyarakat sekitar Pesisir Tangerang Utara agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat itu sendiri.
Dengan adanya perkembangan dan perubahan daerah saat ini diharapkan dapat memberikan Pembinaan kepada masyarakat agar dapat hidup mandiri serta tumbuh di wilayah lingkungan sendiri, oleh karena itulah masyarakat harus terlibat dan dilibatkan dengan derap langkah Pembangunan berintegrasi dengan pelaku usaha maupun dengan Intansi Pemerintah setempat.
Masyarakat perlu diarahkan pada perwujudan menggali Potensi Sumber Daya Manusia maupun sumber daya lainnya agar dapat terwujud, maka harus diarahkan kegiatan yang propesional terutama dibidang pendidikan skil, pada saatnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat disekitarnya/lingkungannya.
Perlu diketahui bukan hal yang baru kalau masyarakat dibagian pesisir sedikit tertinggal dari berbagai hal peningkatan sumber daya manusia (skil ). Terkait hal tersebut kami berharap adanya suatu pemikiran bersama dalam meningkatkan sumbur daya manusia khususnya buat masyarakat dibagian pesisir Tangerang. Seiring dengan kemajuan dan perkembangan daerah tidak sedikit pendidkian sekolah menengan keatas, yang sudah terpasilitasi baik yang setatusnya negri maupun suwasta, dan tidak seedikit juga sampai saat ini lulusan Menengah keatas yang menjadi pengangguran.
Melihat hal tersebut maka dibutuhkan dasar pemikiran solusi yang tepat sasaran, apalagi melihat keadaan perkembangan kemajuan pembangunan daerah saat ini, tidak sedikit rekrutmen tenaga kerja yang harus dipersiapakan bahkan bisa ribuan tenaga kerja yang dapat dipekerjakjan dan harus dipersiapkan sumber daya manusia (sdm) yang berkemampuan skil, seiring dengan perkembangan pembangunan dipesisir tangerang utara yang saat ini sudah berdiri bangunan–bangunan bertingkat di wilayah pesisir tangerang utara sebagai penyanggah kota baru di pesisir tangerang utara.
Sudah saat nya kami masyarakat pesisir tangerang utara sebagai pelaku dalam pembangunan bukan sebagai penonton di daerah sendiri, maka dengan ini diperlukan pendidikan skil, pendidikan ketrampil seperti :
pelatihan pendidikan security, perbengkelan, Las Listrik, servis AC, Menjahit, dll. Besar harapan kami sebagai putra derah pesisir tangerang dalam hal ini pemerintah Kabupaten dengan segera meralisasikan pusat pendidikan skil melalui BLK (Balai Latihan Kerja) secara khusus di wilayah Pesisir Kecamatan Teluknaga, untuk menjawab dan sulosi agar tamatan SMA yang lahir hapir setiap tahunya jangan sampai menjadi pengangguran di daerah yang kaya akan pembangunan.
Tidak cukup dengan kata prihatin melihat banyaknya tamatan sekolah sulit mencari kerja karna tidak di imbangi dengan kemapuan pendidikan skil atau ketrampilan, hingga akhirnya menjadi penonton di daerahnya sendiri. Semantara pusat BLK (Balai Latihan Kerja) di kabupaten tangerang saat ini cukup jauh keberadaanya buat masyarakat pesisir Tangerang apa lagi dari Teluknaga, Kosambi. Semantara kami melihat begitu pentingnya pendidikan skil, keterampilan melalui (BLK), untuk mengejar ke tertinggalan karna memang sampai saat ini belum ada pusat BLK (Balai Latihan Kerja) di wilayah bagian pesisir, sudah saat mempersiapakan sumber daya manusia dalam mengahadapi perubuhan daerah, karna segala sesuatunya harus dipersiapakan dengan nyata, karna dengan sendirinya pola hidup dan gaya hidup masyarakat akan berubah seiring perubahan daerah.
Sementara kita tau masyarakat pesisir yang bermata pencarian sehari-hari sebagai nelayan, petani sawah, petani tambak, kini telah berubah mereka telah kehilangan pencarian sebagimana kebiasaan sehari-harinya, sawah, tambak sudah berubah menjadi bangunan –bangunan bertingkat, maka dari itu masyarakat harus melakukan perubahan gaya hidupnya dan pola hidupnya menyesuikan dengan keadaan saat ini dan kelangsungan hidupnya, untuk menjawab hal tersebut maka kami minta kepada pemerintah dan pengusaha dalam hal ini untuk membantu menciptakan sebuah pendidikan skil melalui BLK (Balai Latihan Kerja) sebagai persiapan sumber daya manusia yang siap kerja dengan kemampuan skil dari segala bidang.
Demikian hal ini kami sampaikan sebagai gambaran (Ide central) tentang langkah mengali sumber daya manusia dalam membaktikan diri bersama derap Pembangunan yang sedang berjalan, dengan Pengharapan melalui Realisasi Program ini dapat memberikan andil yang positif khususnya bagi Masyarakat pesisir tangerang utara Kabupaten Tangerang
Peran serta semua pihak dalam menunjang terlaksananya program ini merupakan hal yang sangat menentukan, untuk itu dukungan semua pihak untuk keberhasilan program ini sangat diharapkan.
Dengan tidak menutupi akan adanya kekurangan kami persembahkan program ini semoga dapat memberikan arti tentang kehadiran BLK (Balai Latihan Kerja) bagi masyarakat pesisir Kabupaten Tangerang khususnya dan bagi Provinsi Banten pada umumnya.
penulis
Ahmad Yani.
Jumat, 01 April 2022
Gedung Kantor Desa Tanjung Pasir diresmikan, Ketua BPD; Saya Tidak Menduga ?
Sabtu, 26 Maret 2022
Kepala Desa Lemo Bersama Tokoh Muda Pantura, Hadiri Malam Final Turnamen PB.DATO 2022
Kamis, 24 Maret 2022
Adanya SMPN 4 Teluknaga Berada di Desa Lemo, ini tanggapan LSM-LBH KAMPAK MAS RI PROVINSI BANTEN kepada Kades Lemo.
Tangerang – LSM-LBH KAMPAK MAS RI PROVINSI BANTEN yang hadir pada acara sosialisasi terkait akan diadakannya sekolah SMPN 4 Teluknaga yang berada di desa Lemo berikan dukungan penuh kepada kades lemo Satria untuk percepatan pembangunan gedung sekolah tersebut, seperti apa yang dikatakan oleh ketua Litbang Kampak Mas Ahmad Yani "kami kampak mas berdasarkan instruksi ketua Banten Ahmad Zaini akan sepenuhnya mendukung keberadaan sekolah tersebut, namun dalam pelaksanaannya kami ingin kebersamaan, merangkul semua tokoh baik lembaga, anggota legislatif, para tokoh masyarakat dan lainnya" begitu paparnya bersama waket Banten M.Jayana Black.
Seperti diketahui, Masyarakat Desa Lemo bersama kepala desa, tokoh agama dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang H Hermawan Atmaja mendukung penuh wacana adanya Sekolah SMP Negeri 4 Teluknaga.
Pasalnya, gedung sekolah yang akan dibangun di Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang tersebut, untuk memudahkan warga mengenyam ilmu pendidikan di sekolah milik pemerintah selama sistem zonasi.
“Saya setuju ada gedung sekolah SMP Negeri di Desa Lemo, selain membantu lulusan Sekolah Dasar Negeri, bisa juga ringankan beban finansial orang tua murid,” kata wakil masyarakat Desa Lemo, Ustadz Masrik kepada kampakmasri.co.id dan Mata86.com, Kamis (24/3/22) siang.
Menurut Masrik, dengan adanya gedung sekolah SMP Negeri di Desa Lemo memudahkan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya ketingkat yang lebih tinggi, dengan akses jalan yang lebih dekat ditempuh.
“Kalau ada sekolah SMP Negeri yang dekat untuk melanjutkan sekolah peluangnya sangat besar sekali, karena kalau untuk masuk di SMP Negeri lain jaraknya cukup jauh dan memakai sistem zonasi,” ujarnya.
Masrik menyebut, dengan adanya sistem zonasi masyarakat Lemo dan Muara selama ini sangat kesulitan untuk melanjutkan anak-anaknya sekolah ditingkat SMP Negeri, karena jumlah kuota yang dibatasi oleh pihak sekolah.
“Ya betul, sistem zonasi yang membatasi anak-anak di Desa Lemo dan Muara untuk masuk sekolah negeri sangat jauh sekali, karena jumlah kuotanya yang dibatasi,” lugasnya.
Sementara itu Kepala Desa Lemo, Satria menginginkan pihak pemerintah secepatnya mengadakan pendidikan sekolah SMP Negeri di wilayahnya. Karena ia melihat masyarakat Lemo sangat antusias ingin melanjutkan pendidikan di SMP Negeri.
“Saya ingin di tahun ini bisa dibuka PPDB tahun ajaran 2022-2023, karena masyarakat saya anak-anaknya ingin masuk sekolah di SMP Negeri, karena daftar di sekolah negeri lain agak sulit dengan sistem zonasi,” ungkapnya.
Satria sangat bersyukur dengan adanya wacana gedung sekolah SMP Negeri di Desa Lemo. Dirinya melihat, dengan adanya sekolah negeri di wilayahnya bisa meningkatkan pendidikan untuk masyarakatnya di sekolah Negeri.
“Makanya saya bersyukur adanya SMP Negeri di Desa Lemo, untuk meningkatkan sarana anak-anak, yang biasanya sekolah di swasta bisa sekolah negeri,” paparnya.
Disisi lain, anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi Golkar, H Hermawan Atmaja sangat mensupport adanya gedung sekolah SMP Negeri di Desa Lemo, karena bisa membantu masyarakat yang terkena sistem zonasi.
“Kalau saya sih support aja selama itu baik untuk masyarakat, dan bagi yang belum bisa sekolah negeri karena zonasi, berkat adanya SMP Negeri 4 Teluknaga di Lemo masyarakat bisa daftarin anak-ananya masuk sekolah negeri,” tukasnya.
Sumber: Mata86.com (ridwan/ig)
Red: MjBlacK
Kades Lemo Bersama Masyarakat dan DPRD Dukung Adanya Sekolah SMP Negeri 4 Teluknaga
Tangerang – Masyarakat Desa Lemo bersama kepala desa, tokoh agama dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang H Hermawan Atmaja mendukung penuh wacana adanya Sekolah SMP Negeri 4 Teluknaga.
Pasalnya, gedung sekolah yang akan dibangun di Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang tersebut, untuk memudahkan warga mengenyam ilmu pendidikan di sekolah milik pemerintah selama sistem zonasi.
“Saya setuju ada gedung sekolah SMP Negeri di Desa Lemo, selain membantu lulusan Sekolah Dasar Negeri, bisa juga ringankan beban finansial orang tua murid,” kata wakil masyarakat Desa Lemo, Ustadz Masrik kepada Mata86.com, Kamis (24/3/22) siang.
Menurut Masrik, dengan adanya gedung sekolah SMP Negeri di Desa Lemo memudahkan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya ketingkat yang lebih tinggi, dengan akses jalan yang lebih dekat ditempuh.
“Kalau ada sekolah SMP Negeri yang dekat untuk melanjutkan sekolah peluangnya sangat besar sekali, karena kalau untuk masuk di SMP Negeri lain jaraknya cukup jauh dan memakai sistem zonasi,” ujarnya.
Masrik menyebut, dengan adanya sistem zonasi masyarakat Lemo dan Muara selama ini sangat kesulitan untuk melanjutkan anak-anaknya sekolah ditingkat SMP Negeri, karena jumlah kuota yang dibatasi oleh pihak sekolah.
“Ya betul, sistem zonasi yang membatasi anak-anak di Desa Lemo dan Muara untuk masuk sekolah negeri sangat jauh sekali, karena jumlah kuotanya yang dibatasi,” lugasnya.
Sementara itu Kepala Desa Lemo, Satria menginginkan pihak pemerintah secepatnya mengadakan pendidikan sekolah SMP Negeri di wilayahnya. Karena ia melihat masyarakat Lemo sangat antusias ingin melanjutkan pendidikan di SMP Negeri.
“Saya ingin di tahun ini bisa dibuka PPDB tahun ajaran 2022-2023, karena masyarakat saya anak-anaknya ingin masuk sekolah di SMP Negeri, karena daftar di sekolah negeri lain agak sulit dengan sistem zonasi,” ungkapnya.
Satria sangat bersyukur dengan adanya wacana gedung sekolah SMP Negeri di Desa Lemo. Dirinya melihat, dengan adanya sekolah negeri di wilayahnya bisa meningkatkan pendidikan untuk masyarakatnya di sekolah Negeri.
“Makanya saya bersyukur adanya SMP Negeri di Desa Lemo, untuk meningkatkan sarana anak-anak, yang biasanya sekolah di swasta bisa sekolah negeri,” paparnya.
Disisi lain, anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi Golkar, H Hermawan Atmaja sangat mensupport adanya gedung sekolah SMP Negeri di Desa Lemo, karena bisa membantu masyarakat yang terkena sistem zonasi.
“Kalau saya sih support aja selama itu baik untuk masyarakat, dan bagi yang belum bisa sekolah negeri karena zonasi, berkat adanya SMP Negeri 4 Teluknaga di Lemo masyarakat bisa daftarin anak-ananya masuk sekolah negeri,” tukasnya.
(Igor-MjBlack)
Sumber : mata86.com
Selasa, 08 Februari 2022
Suami Coba Bunuh Diri Setelah Bacok Sang Istri, Terjadi di Gempol Sari Sepatan Timur
Usai membunuh isterinya, Na’in (Suami) mencoba bunuh diri menggunakan golok yang dipakai menghabisi nyawa isterinya. Peristiwa mengerikan tersebut terjadi di Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Selasa (8/2/22) sore.
“Terduga pelaku masih suami korban, saat ini terduga pelaku kita larikan ke rumah sakit, karena alami luka yang cukup serius,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Komarudin di lokasi kejadian perkara.
Menurut Komarudin, sebelum terjadi pembunuhan, sempat terjadi pertengkaran antara terduga pelaku dan isterinya didepan anaknya. Karena merasa takut, salah satu dari mereka berteriak meminta bantuan orang lain untuk melerai pertengkaran tersebut.
“Dari keterangan yang kami dapat, suami dan isteri ini bertengkar didepan anaknya. Setelah itu ada yang berteriak minta tolong, lalu datang ponakan dari suami isteri tersebut untuk melerai,” ujarnya.
Karena situasi tidak memungkinkan, kata Komarudin ponakan terduga pelaku dan korban meminta tolong dengan orang lain. Akan tetapi, saat warga mendatangi lokasi kejadian perkara, terduga pelaku dan korban sudah tergeletak berlumuran darah.
“Melihat keadaan yang mengerikan, ponakan suami isteri ini minta bantuan tetangganya. Setelah tetangga berdatangan ke lokasi kejadian, melihat isteri sudah tergeletak tidak bernyawa, begitu juga suaminya tergeletak penuh luka serius,” lugasnya.
Lanjut Komarudin menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendalaman kasus mengerikan tersebut. Saat ini pihaknya belum bisa mengetahui motif terduga pelaku membunuh isterinya, karena terduga pelaku sedang dalam perawatan di rumah sakit.
“Kasus ini masih kita dalami, terduga pelaku belum bisa dimintai keterangan, masih dalam pengobatan. Sedangkan korban alami luka diperut dan tangan, kalau terduga pelaku luka di leher, punggung serta jari tangan, kami temukan senjata tajam pisau dan golok,” tutupnya.(ridwan/ig)
Sumber: Igor (Sekjen Perkumpulan Jurnalis Pantura Tangerang/PJPT)
Mj.BlacK - Kampak Mas RI BANTEN






