Halaman

Sabtu, 12 Oktober 2019

Niat Ingin Berhenti Kerja, Pekerja Ini Malah Dianiaya Majikannya



Tangerang, Sabtu (12/10/2019) penganiayaan pembantu rumah tangga, seorang laki-laki bernama SARMIN diketahui telah dianiaya oleh majikannya yang berkebangsaan Taiwan, ia sendiri sudah lama bekerja menjadi pembantu pemasak makanan catering, seringkali ia tidak diberi makan, naas, ingin pergi malah dirantai oleh majikannya, disiksa, dipukuli, bahkan sampai mengalami pecah tulang kering kakinya. Diketahui kejadian ini tepat di Kp. Sukajaya RT. 01/07, Desa Tegalangus, Kec. Teluknaga, Kab. Tangerang - Banten.



Kelakuan sang majikan yang sangat keji terbongkar ketika ada salah seorang warga bernama Muhammad Feri yang pertama kali melihat sekaligus yang melaporkan ke Mapolsek Teluknaga, dengan pernyataannya “saya pertama kali melihat dia sedang dianiaya, dipukuli dan dirantai, itu pada saat pukul 14.00 WIB, pada pukul 20.00 WIB saya langsung inisiatif untuk melaporkannya ke pihak berwajib” ungkapnya, kemungkinan besar jika tidak diketahui korban penganiayaan tersebut bisa meninggal. Hal seperti itu sangat tidak lazim, bahkan membuat warga geram dengan kelakuan sang majikan, warga meminta agar majikan tersebut dihukum dengan hukuman yang setimpal.

Menanggapi kejadian tersebut, Toni Bendahara DPD LSM KAMPAK MAS RI PROV. BANTEN menghimbau “negara ini adalah negara nasionalis, bukanlah negara komunis, jika ada kejadian seperti itu sama saja memperlakukan  budak di zaman penjajahan, jangan lagi ada hal seperti ini terjadi.” Tegasnya.

Hingga saat ini kasus tersebut sedang ditangani, banyak juga warga yang mendatangi rumah tersebut dan beradu mulut dengan majikan keji tersebut. Semoga tidak ada lagi penganiayaan seperti itu, apabila ada pun segera laporkan, dan Kami DPD LSM KAMPAK MAS RI PROV. BANTEN siap membantu.

(MjBlack)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar