KAB. TANGERANG – Mekanisme Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekolah secara virtual dinilai berdampak tidak efektif untuk mencerdaskan murid.
Aktivis KAMPAKMAS RI, Ahmad Zeini menyoal
upaya pencegahan pandemi Covid-19 bukan berarti mengekang hak anak dalam
mengenyam pendidikan yang layak.
“Bagi saya sistem KBM saat ini dilakukan
secara virtual malah merusak tumbuh kembang anak. Bukan belajar, malah
lebih mementingkan main game karena alasan cukup fakta interakasi dengan
guru terganggu karena sinyal buruk,” terang Zeini di Kantor Sekretariat
Teluknaga, Kabupaten Tangerang, kepada BantenNews.co.id Jumat
(24/7/2020)
Menurut dia, KBM sejumlah
tingkatan dapat dilaksanakan secara langsung dengan sejumlah ketentuan
yang menyangkut aspek protokol kesehatan. Terlebih, Presiden RI Jokowi
sudah menyatakan seluruh masyarakat harus berdampingan dengan Covid-19.
“Sektor perniagaan saja diperbolehkan, lalu
mengapa sampai saat ini tidak bisa untuk sektor pendidikan yang
fundamental aset berharga generasi penerus,” tandasnya
Ketua KAMPAKMAS RI di Provinsi Banten ini
menyatakan akan secara resmi bersurat kepada seluruh jajaran pemerintah,
dari tingkat Bupati, Gubernur, Mendikbud dan Presiden untuk meminta
pelaksanaan KBM secara langsung.
“Berikut kami beberkan fakta tidak efektifnya proses KBM secara virtual, ” tukasnya.
sumber : www.bantennews.co.id
(Mjblack/Ren/Red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar